Protokol

Posted: October 17, 2014 in Uncategorized

Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras. Protocol digunakan untuk menentukan jenis layanan yang akan dilakukan pada internet.

Skema protokol pada umumnya ada 3 bagian yaitu viewer, webviewer, dan terminal service.

Susunan Protokol

Ada 7 susunan protokol paa OSI layer yaitu:

1. Aplikasi, berkomunikasi melalui jaringan

2. Presentasi, memformat data sehingga dapat dikirim ke penerima.

3. Session, membentuk koneksi.

4. Transport, memecah data.

5. Network, menambahkan alamat jaringan pada paket data.

6. Data link, menambahkan MAC address pada paket.

7. Physical, mengirim data melalui media transmisi.

Fungsi Protokol

Ada beberapa fungsi protokol diantaranya:

1. Fragmentasi, dibagi menjadi paket request dari client ke server.

2. Enkapsulasi, melengkapi paket dengan address.

3. Connection control, membangun komunikasi transmiter dengan receiver.

4. Flow Control, alur proses data dari transmiter ke receiver.

5. Error connection, menangani kesalahan.

6. Transmission service, pelayanan komunikasi paa data terutama security atau keamanan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s