SIKLUS HIDUP SISTEM

Posted: October 21, 2011 in Uncategorized

SIKLUS HIDUP SISTEM
MUKHAMAD SOLIKHUL HUDA
34110853
2DB05
MAPEL : SISTEM INFORMASI MANAJEMEN 1 #

SIKLUS HIDUP SISTEM
Siklus hidup sistem (system life cycle ± SLC) adalah proses evolusioner yang diikutidalam menerapkan sistem atau subsistem informasi berbasis komputer. SLC sering disebutdengan pendekatan air terjun (waterfall approach) bagi pengembangan dan penggunaansistem. Dilakukan dengan strategi Top-Down Design.
Tahapan dari siklus hidup sistem yaitu :
1. Tahap Perencanaan
2. Tahap Analisis
3. Tahap Rancangan
4. Tahap Penerapan
5. Tahap Penggunaan

I.TAHAP PERENCANAAN
Keuntungan dari merencanakan proyek CBIS, yaitu :
• Menentukan lingkup dari proyek
Unit organisasi, kegiatan atau sistem manakah yang terlibat dan mana yang tidak ?
Hal tersebut akan memberikan perkiraan awal dari skala sumber daya yang
diperlukan.
• Mengenali berbagai area permasalahan potensial
Akan menunjukkan hal-hal yang mungkin tidak berjalan dengan semestinya,
sehingga hal tersebut dapat dicegah.
• Mengatur urutan tugas
Banyak tugas-tugas terpisah yang diperlukan untuk mencapai sistem. Tugas
tersebut diatur dalam urutan logis berdasarkan prioritas informasi dan kebutuhan
agar efisien.
• Memberikan dasar untuk pengendalian
Tingkat kinerja metode pengukuran tertentuharus dispesifikasikan sejak awal.

II.TAHAP ANALISIS
Ketika perencanaan selesai dan mekanisme pengendalian telah berjalan, tim proyek beralihpada analisis sistem yang telah ada. Analisis sistem adalah penelitian atas sistem yang telahada dengan tujuan untuk merancang sistem baru atau diperbarui.
Adapun tahapannya yaitu :
1. Mengumumkan Penelitian Sistem
Manajer khawatir terhadap penerapan aplikasi komputer baru yang mempengaruhi
kerja para pegawainya. Sehingga perlu dikomunikasikan kepada para pegawai
tentang :
a. alasan perusahaan melaksanakan proyek
b. bagaimana sistem baru akan menguntungkan perusahaan dan pegawai.
2. Mengorganisasikan Tim Proyek
Tim proyek yang akan melakukan penelitian sistem dikumpulkan. Agar proyek
berhasil, pemakai sangat perlu berperan aktif daripada berperan pasif. Banyak
perusahaan mempunyai kebijakan menjadikan pemakai sebagai pemimpin proyek
dan bukannya spesialis informasi.
3. Mendefinisikan Kebutuhan Informasi
Analis mempelajari kebutuhan informasi pemakai dengan terlibat dalam berbagai
kegiatan pengumpulan informasi (wawancara, pemgamatan, pencarian catatan,
dan survei). Dari semua metode tersebut, wawancara perorangan lebih disukai,
dengan alasan :
• Menyediakan komunikasi dua arah dan pengamatan terhadap bahasa tubuh.
• Dapat meningkatkan antusiasme pada proyek baik dari pihak spesialis
maupun pihak pemakai.
• Dapat menjalin kepercayaan antara pemakai dan spesialis informasi.
• Memberi kesempatan bagi peserta proyek untuk mengungkapan pandangan
yang berbeda bahkan bertentangan.
4. Mendefinisikan Kriteria Kinerja Sistem
Langkah selanjutnya adalah menspesifikasikan secara tepat apa yang harus
dicapai oleh sistem, yaitu kriteria kinerja sistem. Misalkan,
• Laporan harus disiapkan dalam bentuk salinan kertas dan tampilan komputer;
• Laporan harus tersedia tidak lebih dari 3 hari setelah akhir bulan;
• Laporan harus membandingkan pendapatan dan biaya actual dengan
anggarannya baik untuk bulan lalu maupun sepanjang tahun hingga
sekarang (year to date).
5. Menyiapkan Usulan Rancangan
Analis sistem memberikan kesempatan bagi manajer untuk membuat keputusan
teruskan atau hentikan untuk kedua kalinya. Dalam hal ini manajer harus
menyetujui tahap rancangan dan kungan bagi keputusan tersebut termasuk di
dalam usulan rancangan.
6. Menerima atau Menolak Proyek Rancangan
Manajer dan komite pengarah SIM mengevaluasi usulan rancangan dan
menentukan apakah akan memberikan persetujuan atau tidak. Dalam beberapa
kasus, tim mungkin diminta melakukan analisis lain dan menyerahkannya kembali
atau mungkin proyek ditinggalkan. Jika disetujui, proyek maju ke tahap
rancangan.

III. TAHAP PERANCANGAN
Rancangan sistem adalah penentuan proses dan data yang diperlukan oleh sistem baru. Jikasistem itu berbasis komputer, rancangan dapat menyertakan spesifikasi jenis peralatann yangakan digunakan. Langkah-langkah tahapan rancangan yaitu :

1. Menyiapkan rancangan sistem yang terinci
Analis bekerja sama dengan pemakai dan mendokumentasikan rancangansistem baru dengan alat-alat yang dijelaskan dalam modul teknis. Beberapa alatmemudahkan analis untuk menyiapkan dokumentasi secaratop-down, dimulai dengangambaran besar dan secara bertahap mengarah lebih rinci. Pendekatantop-down inimerupakan ciri rancangan terstruktur (structured design), yaitu rancangan bergerakdari tingkat sistem ke tingkat subsistem. Alat-alat dokumentasi yang popular yaitudiagram arus data (data flow diagram), diagram hubungan entitas (entity relationship duagram), kamus data (data dictionary), flowchart, model hubungan objek, dan spesifikasi kelas.
2. Mengidentifikasi berbagai alternatif konfigurasi sistem
Analis mengidentifikasi konfigurasi ± bukan merek atau model ± peralatankomputer yang akan memberikan hasil yang terbaik bagi sistem dalammenyelesaikan pemrosesan. Identifikasi merupakan suatu proses berurutan,dimulai dengan berbagai kombinasi yang dapat menyelesaikan setiap tugas.
3. Mengevaluasi berbagai alternatif konfigurasi sistem
Analis bekerja sama dengan manajer mengevaluasi berbagai alternatif.Alternatif yang dipilih adalah yang paling memungkinkan subsistem memenuhikriteria kinerja, dengan kendala-kendala yang ada.
4. Mimilih konfigurasi terbaik
Analis mengevaluasi semua konfigurasi subsistem dan menyesuaikankombinasi peralatan sehingga semua subsistem menjadi satu konfigurasi tunggal.Setelah selesai, analis membuat rekomendasi kepada manajer untuk disetujui. Bilamanajer menyetujui konfigurasi tersebut, persetujuan selanjutnya dilakukan olehSC MIS.
5. Menyiapkan usulan penerapan
Analis menyiapkan usulan penerapan (implementation proposal) yangmengikhtisarkan tugas-tugas penerapan yang harus dilakukan, keuntungan yangdiharapkan, dan biayanya.
6. Menyetujui atau menolak penerapan sistem
Keputusan untuk terus pada tahap penerapan sangatlah penting, karena usahaini akan sangat meningkatkan jumlah orang yang telibat. Jika keuntungan yangdiharapkan dari sistem melebihi biayanya, maka penerapan akan disetujui.

IV.TAHAP PENERAPAN
Penerapan merupakan kegiatan memperoleh dan mengintegrasikan sumber daya fisikdan konseptual yang menghasilkan suatu sistem yang bekerja. Adapun tahapannya yaitu:
1. Merencanakan penerapan;
Manajer dan spesialis informasi harus memahami dengan baik pekerjaan yangdiperlukan untuk menerapkan rancangan sistem dan untuk mengembangkanrencana penerapan yang sangat rinci.
2. Mengumumkan penerapan;
Proyek penerapan diumumkan kepada para pegawai dengan cara yang sama padapenelitian sistem. Tujuannya adalah untuk menginformasikan kepada parapegawai mengenai keputusan untuk menerapkan sistem baru dan memintakerjasama mereka.
3. Mendapatkan sumber daya perangkat keras;
Rancangan sistem disediakan bagi para pemasok berbagai jenis perangkat keras
yang terdapat pada konfigurasi sistem yang disetujui. Setiap pemasok diberikan
request for proposal (RFP), yang berisi antara lain :
a. Surat yang ditransmisikan
b. Tujuan dan kendala sistem
c. Rancangan sistem : deskripsi ringkasan, kriteria kerja, konfigurasi peralatan,dokumentasi sistem ringkasan, perkiraan volume transaksi, perkiraan ukuranfile.
d. Jadual pemasangan
Selanjutnya mereka membuat usulan tertulis, bagaimana peralatan yang diusulkanakan membuat sistem mencapai kriteria kinerjanya. Ketika semua usulan telahditerima dan dianalisis, SC MIS memilih satu pemasok atau lebih. Spesialisinformasi memberi dukungan bagi keputusn tersebut dengan mempelajari usulandan membuat rekomendasi. Setelah disetujui, perusahaan melakukan pemesanan.
4. Mendapatkan sumber daya perangkat lunak;
Ketika perusahaan memutuskan untuk menciptakan sendiri perangkat lunakaplikasinya, programmer menggunakan dokumentasi yang disiapkan oleh analissistem sebagai titik awal. Programmer dapat menyiapkan dokumentasi yang lebihrinci seperti flowchart atau bahasa semu (psedudo code) yang terstruktur,dilakukan pengkodean, dan pengujian program. Hasil akhirnya adalahsoftware
library dari program aplikasi. Jika peangkat lunak aplikasi jadi (prewritten
application software) dibeli, pemilihan pemasok perangkat lunak dapat mengikuti
prosedur yang sama seperti yang digunakan untuk memilih pemasok perangkat
keras, yaitu RFP dan Usulan.
5. Menyiapkan database;
Pengelola database (database administrator ± DBA) bertanggung jawab untuksemua kegiatan ynag berhubungan dengan data, dan mencakup persiapan database.Hal tersebut memerlukan pengumpulan data baru atau data yang telah ada perludibentuk kembali sehingga sesuai dengan rancangan sistem baru danmenggunakan sistem manajemen basis data (database managementsistem ±DBMS).
6. Menyiapkan fasilitas fisik;
Jika perangkat keras dan sistem baru tidak sesuai dengan fasilitas yang ada, perludilakukan konstruksi baru atau perombakan. Sehingga pembangunan fasilitastersebut merupakan tugas berat dan harus dijadualkan sehingga sesuai dengankeseluruhan rencana proyek.
7. Mendidik peserta dan pemakai;
Sistem baru kemungkinan besar akan mempengaruhi banyak orang. Beberapaorang akan membuat sistem bekerja. Mereka disebut dengan peserta, yangmeliputi operator entry data, pegawaic odi ng, dan pegawai administrasi lainnya.Semuanya harus dididik tentang peran mereka dalam sistem. Pendidikan harusdijadualkan jauh setelah siklus hidup dimulai, tepat sebelum bahan-bahan yangdipelajari mulai diterapkan.
8. Menyiapkan usulancutover;
Proses menghentikan penggunaan sistem lama dan memulai menggunakan sistembaru disebutc utov e r. Ketika seluruh pekerjaan pengembangan hampir selesai , timproyek merekomendasikan kepada manajer agar dilaksanakancutover (dalammemo atau laporan lisan)

9. Menyetujui atau menolak masuk ke sistem baru;
Manajer dan SC MIS menelaah status proyek dan menyetujui atau menolakrekomendasi tersebut. Bila manajemen menyetujui maka manajemen menentukantanggalc utov e r. Namun, bila manajemen menolak maka manajemen menentukantindakan yang harus diambil dan tugas yang harus diselesaikan sebelumc utov e rakan dipertimbangkan kembali, kemudian manajemen menjadualkan tanggal baru.

V.TAHAP PENGGUNAAN
Tahap penggunaan terdiri dari 5 langkah, yaitu :
1. Menggunakan sistem
Pemakai menggunakan sistem untuk mencapai tujuan yang diidentifikasikan
pada tahap perencanaan.
2. Audit sistem
Setelah sistem baru mapan, penelitian formal dilakukan untuk menentukanseberapa baik sistem baru itu memenuhi kriteria kinerja. Studi tersebut dikenaldengan istilah penelaahan setelah penerapan (post implementation review).Hasil audit dilaporkan kepada CIO, SC MIS dan pemakai. Proses tersebutdiulangi, mungkin setahun sekali, selama penggunaan sistem berlanjut.
3. Memelihara sistem
Selama manajer menggunakan sistem, berbagai modifikasi dibuat sehinggasistem terus memberikan dukungan yang diperlukan. Modifikasinya disebutpemeliharaan sistem (sistem maintenance). Pemeliharaan sistem dilaksakanuntuk 3 alasan, yakni :
a. Memperbaiki kesalahan
b. Menjaga kemutakhiran sistem
c. Meningkatkan sistem
4. Menyiapkan usulan rekayasa ulang
Ketika sudah jelas bagi para pemakai dan spesialis informasi bahwa sistemtersebut tidak dapat lagi digunakan, diusulkan kepada SC MIS bahwa sistemitu perlu direkayasa ulang (reengineered). Usulan itu dapat berbentuk memoatau laporan yang mencakup dukungan untuk beralih pada suatu siklus hidupsistem baru. Dukungan tersebut mencakup penjelasan tentang kelemahaninheren sistem, statistik mengenai biaya perawatan, dan lain-lain.
5. Menyetujui atau menolak rekayasa ulang sistem
Manajer dan komite pengarah SIM mengevaluasi usulan rekayasa ulang
sistem dan menentukan apakah akan memberikan persetujuan atau tidak.

From : http://www.scribd.com/doc/28593896/SIKLUS-HIDUP-SISTEM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s